Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Mei 2014

Qoute

Satu suku kata bagi kita mungkin tidak begitu berarti namun bagi seseorang satu suku kata atau lebih yang berarti kalimat mungkin sangat berarti karena mengandung suatu kenangan atau memori bagi dirinya, saya sendiri kadang menemukan rentetan kata yang mungkin sangat "ekspresif" di berbagai media cetak atau media online, sering saya abadikan..karena saya tertarik, mungkin karena rangkaian kata tersebut sangat "puitis" hhe..berikut saya upload koleksi saya..., yah...saya minta maaf kalau belum ijin sama yang punya..hhee..




































Rabu, 25 Juli 2012

Berkurang Satu

pagi ini umurku,.. berkurang satu..
aku mengerti aku tak pandai bersyukur, aku tak pandai merawat
apalagi menghargai . . .

tanganku masih diam ketika mulutku terbuka karna lapar dan dahaga

aku masih meronta ketika aku dihadapkan oleh kesulitan
aku berikap manis manja ketika diberi iming iming kemulayaan

jika aku dapat kembali saat aku dilahirkan

aku ingin meminta kepada ibuku
supaya aku jangan dibesarkan
karena mengecewakan

jika ku dapat meminta kepada ibuku
aku hanya ingin dibesarkan oleh doa dan harapan bukan dosa dan penyesalan.

untuk raga dan jiwaku
bertahanlah dan berjuanglah
berkawanlah pada tujuan yang dan harapan yang suci
layaknya seorang pejuang memperjuangkan mimpi kemerdekaanya
walaupun tak ada satupun yang dapat memberi janji maupun arti


carilah belahan jiwamu
bangunlah sebuah keluarga
labuhkan segera kapalmu
dan kau sebagai kaptenya
tentukan arah mana yang kau tuju

Rindu itu

aku ingin bertanya kepadamu..

kenapa manusia mempunyai rasa rindu..
rasanya sungguh pilu, menyayat nyayat..sesak sekali..

kenapa telaga ini harus kering,.. jika aku mampu memenuhinya dengan air mataku..
jika aku bisa..
aku ingin menggadaikan hatiku pada kesunyian.
dan jika waktuku telah datang, aku ingin mengambilya.
hanya untk mengingat betapa sakitnya itu

Janji Takdir

Aku punya sejuta mawar untuk dibagikan
aku punya ribuan pulau impian..
aku punya segudang harapan manis.

tapi tunggu dulu,..
harus ada ikatan perjanjian diantara kita.
kau harus setia menemani waktu.
kau harus hidup dengan keluh kesahku.
kau harus mengerti dari setiap keadaanku..

sanggupkah kamu..?
jika kamu sanggup..
maka berlarilah ..dan berhentilah digerbang TAKDIR.

cermin hati

jika kau ingin dicintai
hiduplah seperti akan mendekati ajalmu
jika kau ingin dihargai
hiduplah dengan tangan selalu memberi
jika kau ingin dihormati
hiduplah dengan seribu tangan malaikat


Jangan tanya aku,..kenapa.
bukan maksud menggurui
aku pun takmampu memberi arti, apalagi janji..

aku hanya kumpulan sesal yang ada dipikiran kalian.
aku hanya kumpulan dendam yang ada di hati kalian.

aku hanya sebuah cermin di atas awan.

Sabtu, 14 Januari 2012

Tumbang

Lelah, raga ini lelah
Jiwa ini kering, lesu..
Senyum takpernah tumbuh..
Di ujung bibir biru.


Kaku, sayap patah putih lesu..
Membungkus dingin, bangkai belulang.
Inggar bingar, kamboja hitam..
Semerbak aroma kematian..

Cahaya redup, pemilik malam
Tak pernah mengisyaratkan..
Bayang –bayang tesipu malu..
Di jalan terjal berujung kekalahan

Malam kemarau
Mengapa sunyi, hinggap di dahanmu
Mengapa dingin, melumpuhkanmu..
Berserakan dedaunan, menahan dendam
Menguning, dari hijau kekuningan
Membiru, dari hitam kebiruan…

Sudahlah,..hanya mimpi mengumbar janji..
Di puncak gunung tak ada intan
Di dasar laut tak ada awan..
Hanya batang batang mengisyaratkan,.
Tentang dahaga yang tertahan


by :Ajisbjis
15/07/2010

Kamis, 16 Desember 2010

Mengapa

Mengapa,...
Sepatah kata yang ingin ku katakan kepadamu,..
Salahkahku..
Mungkinkah dirimu kan lupa dalam kekecewaanku..
Salahkahku..
Mungkinkah dirimu berharap dalam kesempurnaan diriku,..
Salahkah,..antara dirimu kan diriku..
Salahkah,..antara harapmu dan harapku..
Dan salahkah kita bertemu,..
Ku telah salah berharap,..
Tentangku,..tentangmu,..tentang kita,..
Ku terbuai dalam kekecewaan
Hingga kini ku tertikam keadaan

Rabu, 15 Desember 2010

Layang - layang


LAYANG - LAYANG

" terbang terhempas tert
iup angin
kalian bisa liat aku dari bawah

akupun sebaliknya,..
tak apa aku sendirian 

terlalu nyaman di sini
sebelum Ranting atau Petir menyobek jantungku,..
Aku ingin menikmatinya 

hmm, waktu dan angin yang tersisa"

Bulan



Bulan

"Kamu sudah menjadi sesuatu yang tak penting Teman
karena di sa'at ku berjalan kedepan 

kau yang dibelakang berusaha menikamku dari belakang
aku ingin kau seperti bulan
menemaniku setiap malam

walau kadang redup dan tak terlihat
dan walau sebenarnya permuka'anmu tak rupawan
aku tak peduli

karena do'a2 yang kau kirimkan
telah sampai..ke tempat peraduan"

Selasa, 29 Juni 2010

hujan kemarin

aku masih ingat
aromanya masih terasa
dinginya menusuk raga
hati ini saksi
hujan kemarin

kamu masih sama
tak ada satu juapun yang berbeda
berbagai perasaan dihati manusia
datang bersama ramai gemuruhmu

sama seperti diriku
ak hilang didirimu
ak hanyut, tenggelam dalam melodimu
harapan, cintakasih, kepercayaan
entah kemana..
yang terlintas hanya perasaan duka

kini kau terlalu sering datang
ak takut, ini akan selalu sama
seperti hujan kemarin